A.
Latar Belakang Masalah
Pembangunan di bidang pendidikan merupakan salah satu
sasaran pembangunan yang selalu ditingkatkan terus menerus baik kualitas maupun
kuantitasnya. Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan seiring dengan arus globalisasi
ini selalu diupayakan adanya pembaharuan dan penyempurnaan di bidang
pendidikan. Mutu pendidikan selain tergantung pada kemampuan guru, kurikulum,
peralatan, metode pengajaran, penyempurnaan sistem pengajaran pengetahuan dan
ketrampilan yang diajarkan, buku-buku penunjang lainnya juga tergantung dari
belajar siswa.
Proses belajar Matematika melatih siswa untuk berpikir
secara ilmiah dalam memecahkan masalah. Masalah yang diberikan kepada siswa
yang biasanya berbentuk tugas, belajar Matematika memerlukan aktifitas mental
yang tinggi, oleh karena itu harus kontinyu sebab konsep-konsep dalam
Matematika saling berhubungan sehingga untuk mempelajari suatu konsep yang
berlanjut harus dimengerti konsep yang mendasari hal tersebut.
Dalam
pengajaran Matematika sering timbul suatu masalah. Untuk mengatasi permasalahan
tersebut guru Matematika sangat perlu memberikan tugas-tugas di luar jam
efektif pelajaran Matematika. Pemberian tugas kepada siswa melatih siswa untuk
meningkatkan aktifitas belajar melalui pemahaman,
penerapan, soal-soal pelatihan. Hal ini mengakibatkan siswa yang mendapatkan
tugas memperoleh tambahan pemahaman dan pengertian materi yang lebih tinggi
daripada siswa yang tidak mendapatkan tugas.
Pemberian
tugas yang rutin menjadikan suatu motivasi bagi siswa untuk mengerjakan sambil
memahami konsep Matematika yang diajarkan dan menggunakannya dalam memecahkan masalah
Hudoyo (1990:48) menyatakan bahwa apabila seorang guru ingin memberikan tugas,
ia harus mempertimbangkan soal-soal yang akan diberikan harus dapat dipahami
dapat dikerjakan. Dengan demikian siswa tanggung jawab terhadap penggunaan dan
penyerapan dalam menghadapi masalah yang aktual.
Dari uraian
di atas dan kenyataan yang ada, dapat disimpulkan bahwa metode pemberian tugas
dalam pelajaran Matematika sangat diperlukan dan dapat mempengaruhi prestasi
belajar Matematika, sehingga dalam penelitian ini peneliti mengambil judul : “Perbedaan
Prestasi Belajar Antara Siswa Yang Mendapat Tugas Secara Kelompok dengan Tugas Secara
Individu Pada standar kompetensi Memahami konsep segi empat dan segitiga serta
menentukan ukurannya di Kelas VII SMP Negeri I Wlingi Kabupaten Blitar Tahun Pelajaran
2007 / 2008.”
Selengkapnya download DISINI



0 komentar:
Posting Komentar